fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Kamis, 13 Agustus 2026

Amsal 29 : 5 – 7

Kita Dipanggil Untuk Membela Hak Orang Lemah

Ada kata bijak mengatakan, ”Hak orang lemah adalah tanggung jawab orang yang kuat”. Artinya, orang yang memiliki kuasa, jabatan, dan kedudukan yang lebih tinggi memiliki kewajiban untuk melindungi, menjaga dan memperjuangkan hak orang yang lemah dengan adil bukan untuk menindasnya, sebagaimana dijelaskan dalam ayat 7, “Orang benar mengetahui hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak memahaminya”. Orang yang hidup takut akan Tuhan lebih peduli terhadap orang yang lemah (miskin, janda, yatim piatu, orang asing) bahkan mereka membela dan memperjuangkan hak-hak mereka yang lemah, seperti: hak untuk diperlakukan adil, hak untuk mendapat perlindungan, hak untuk dikasihi dan ditolong, hak untuk diperlakukan dengan hormat, dan hak untuk hidup (tidak boleh disakiti atau dibunuh). Sebaliknya orang  fasik (orang jahat) tidak peduli terhadap  orang yang lemah. Ia cenderung egois, tidak mau tahu, bahkan bisa saja menindas sesama. Namun, kita diingatkan bahwa Tuhan menghukum mereka yang hidup tidak adil dan menindas sesamanya.

Roh Kudus mampukan kami untuk membela hak orang lemah, Amin

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *