SMTPI Sektor 7 dan 9 Silo, Gelar “Wisuda Anak”

[jemaatgpmsilo.org -Ambon]

Berdasarkan agenda dan kurikulum Sekolah Minggu dan Tunas Pekabaran Injil [SMTPI] dalam lingkup Gereja Protestan Maluku, maka awal bulan Mei merupakan waktu perpindahan jenjang di SMTPI, yang jenjang batita naik ke jenjang indria, yang jenjang indria naik ke jenjang anak kecil, yang jenjang anak kecil naik ke jenjang anak tanggung, yang jenjang anak tanggung naik ke jenjang remaja, dan jenjang remaja menyelesaikan SMTPI lalu beralih ke pendidikan kateketsasi.

Pdt. Ny. Ade Tomasoa

Itu juga agenda dan kurikulum yang dilaksanakan oleh Pengasuh SMTPI Sektor 7 dan 9 Jemaat GPM Silo, dan ditandai dengan Acara “Wisuda Anak” SMTPI Sektor 7 dan 9 Jemaat GPM Silo yang digelar pada Senin, 7 Mei 2018 bertempat di Gedung Serba Guna Jemaat GPM Silo. Prosesi “Wisuda Anak” tersebut diawali dengan Pelayanan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Ny. A. Tomasoa. Dalam khotbahnya, pendeta domisili yang akrab disapa Ibu Ade itu menceritakan kepada anak-anak dan peserta ibadah kisah tentang seorang anak SMTPI yang tidak pandai bernyanyi, tetapi justru memiliki talenta melukis. Anak tersebut tidak ikut bernyanyi dengan teman-temannya, namun hebatnya ia tidak minder atau kecil hati karena tidak bisa bernyanyi, tetapi justru dia mengajukan diri untuk membuat desain/sketsa baju yang akan dipergunakan oleh teman-temannya dalam perlombaan bernyanyi. Pesan penting yang ingin disampaikan Ibu Pendeta Ade bahwa, anak-anak SMTPI telah dikaruniai oleh Tuhan Yesus dengan beraneka macam talenta dan bakat, ada yang bisa bernyanyi, baca puisi, menggambar, pintar matematika dan lain sebagainya. Semua talenta itu harus diperlabakan, dan yang lebih penting, tidak perlu cemburu atau iri hati dengan talenta yang dimiliki oleh teman lain, sebab tiap-tiap orang karunianya berbeda-beda.

Mendahului proses “Wisuda Anak”, oleh Ketua Pengasuh SMTPI Sektor 7 dan 9, Kakak Ria Lekahena menyampaikan laporan singkat yang antara lain memaparkan kondisi dan perkembangan pelayanan SMTPI Sektor 7 dan 9 selama tahun ajaran 2017/2018, dengan jumlah Pengasuh sebanyak 6 orang untuk mengasuh 21 anak pada 5 jenjang SMTPI. Juga dilaporkan bahwa pelaksanaan Wisuda Anak SMTPI pada Sektor 7 dan 9 ini telah berlangsung selama 10 kali, dalam 10 tahun ajaran.

Wisudawan Jenjang Anak Kecil ke Jenjang Anak Tanggung
Wisudawan Jenjang Anak Indria ke Jenjang Anak Kecil

Puncak acara Wisuda Anak diawali dengan ke-4 Majelis Jemaat mengambil tempat di depan tempat wisuda, dengan pembagian tugas majelis pertama : melepaskan stola jenjang lama; majelis kedua : memindahkan tali pada topi wisudawan/i; majelis ketiga : memasang stola naik jenjang baru; majelis keempat : menyerahkan sertifikat. Selanjutnya, masing-masing anak yang akan diwisuda dipanggil namanya menurut jenjang SMTPI untuk menuju tempat wisuda dan berturut-turut : dilepaskan stola jenjang lama, dipindahkan tali pada topi wisuda, dipasangkan stola naik jenjang baru dan terakhir diserahkan sertifikat naik jenjang. Adapun nama-nama mereka yang diwisuda adalah : Sabrina Lekahena (Jenjang Batita naik ke Indria); Vica Telussa dan Safiah Mozes (Jenjang Indria naik ke Anak Kecil); Mirecle Sapardi, Olivia Manuhuttu dan Chelsy Lekahena (jenjang Anak Kecil ke Anak Tanggung); Glen Manusama (Jenjang Anak Tanggung ke Anak Remaja).

Disamping gelaran Wisuda Anak, telah menjadi tradisi setiap perpindahan jenjang maka diadakan pemberian penghargaan kategori teladan pada semua jenjang SMTPI maupun Pengasuh Teladan. Mereka yang teladan adalah : Sabrina Lekahena (Batita), Vica Telussa (Indria), Mirecle Sapardi (Anak Kecil), Gege Kastanya (Anak Tanggung), Cliffert Kaya (Anak Remaja) dan Trully Picauly (Pengasuh) – dalam gambar diwakili oleh Ketua Bakopel Sektor 7. Dalam acara “Wisuda Anak” dimaksud, turut diundang para orang tua dari wisudawan/i, warga sektor 7 dan 9, para Majelis Jemaat Sektor 7 dan 9, serta para pengasuh dari sektor-sektor pelayanan lainnya sebagai bentuk motivasi dan lesson learned bagi mereka.

Wisudawati Sabrina Lekahena – Jenjang Batita ke Indria
Penyerahan Penghargaan bagi Gege Kastanya Teladan Jenjang Anak Tanggung oleh Pdt Ny A. Tomasoa

Sebagai informasi tambahan, penggabungan pelayanan SMTPI pada Sektor 7 dan Sektor 9 adalah berkaitan dengan kondisi pemukiman dari warga jemaat pada Sektor 7 dan Sektor 9 yang diaspora sebagai dampak dari konflik kemanusiaan 1999 lalu, maka kedua Sektor ini sepakat untuk menyatukan proses belajar-mengajar SMTPI kepada anak-anak warga Sektor 7 dan Sektor 9. Sedangkan lokasi belajar-mengajar setiap minggunya mengambil tempat di Gedung Serba Guna Gereja Silo, dengan maksud agar mudah dijangkau oleh anak-anak. Proses penyatuan ini telah berlangsung sejak tahun pelayanan 2011 lalu. Artinya, kurang lebih 8 tahun sudah proses membangun kebersamaan dalam pelayanan SMTPI telah berlangsung.

SELAMAT dan SUKSES untuk anak-anak SMTPI Sektor 7 dan 9 jemaat GPM Silo yang telah naik jenjang pendidikan SMTPI dan yang berprestasi selama Tahun Ajaran 2017/2018. Mari terus semangat belajar dari Kebenaran Firman Tuhan yang terdapat dalam Alkitab maupun Kisah-Kisah Pelayanan Tuhan Yesus Sahabat anak-anak. Syaloom..!!!

*Foto : Vabio Lekahena & Marselin Kaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

John Brown Womens Jersey 
Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to save temporary file for atomic writing.' in /home/k2376458/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:30 Stack trace: #0 /home/k2376458/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(650): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/k2376458/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/k2376458/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 30