Antisipasi Bencana, Silo Bentuk Tim Relawan Tanggap Bencana Jemaat
Pertimbangan paling mendasar pada Persidangan ke-36 Jemaat GPM Silo terkait dengan Keputusan Membentuk Tim Relawan Tanggap Bencana Tingkat Jemaat adalah kondisi wilayah pelayanan Jemaat GPM Silo yang sebagian besar berada pada bantaran sungai yang rawan banjir, dan pada daerah-daerah ketinggian/tebing yang rawan longsor.
Adapun komposisi Tim Relawan Tanggap Bencana Tingkat Jemaat ini diambil dari warga jemaat, yang selain memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan permasalahannya, juga direkrut dari mereka-mereka yang telah mengikuti Sosialisasi Bencana yang dilaksanakan belum lama ini di Jemaat Silo (14/4). Adapun tugas pokok yang diemban oleh Tim Relawan ini adalah bagaimana mengorganisir dukungan, kesiapsiagaan dan daya tanggap/respons warga jemaat, pihak-pihak terkait maupun instansi pemerintah terhadap setiap bencana ataupun potensi bencana yang terjadi atau mungkin dapat terjadi dalam lingkup wilayah pelayanan Jemaat GPM Silo.
Pelantikan Tim ini dilaksanakan dalam Ibadah Minggu, 27 Mei 2018 Pkl. 18.00 yang dipimpin oleh Pdt. Ny. Y. Rutumalessy/S. Prosesi Pelantikan diawali dengan Pembacaan Surat Keputusan Majelis Jemaat GPM Silo yang dibacakan oleh Sekretaris Majelis Jemaat Pnt. Victor W. Mailoa.

Tim dibentuk berdasarkan Keputusan Majelis Jemaat GPM Silo Nomor 47/KPTS/KKA-JSO/B.4/05/2018 tanggal 27 Mei 2018 tentang Pembentukan Tim Relawan Tanggap Bencana Jemaat GPM Silo. Keanggotaan Tim berasal dari ke-12 Sektor pelayanan dalam Jemaat GPM Silo, yang berjumlah 26 orang tersebut, diketuai oleh Bpk. H. Parera, Wakil Ketua Bpk. J. Tomasoa; Sekretaris Nn. Fenny Sairdarma dan Bendahara Nn. Trully Picauly. Sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh BPBD Provinsi Maluku, Tim ini dibagi kedalam 4 Bidang, yaitu : Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan yang diketuai oleh Bpk. Sonny Tapilouw; Bidang Darurat dan Logistik yang diketuai oleh Bpk. O. J. Seimahuira; Bidang Sumber Daya Manusia dengan Ketua Nn. Dessy de Fretes; dan Bidang Umum dengan Ketua Bpk Zefnath Rewy.
Wakil Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pnt. J. Th. M. Sipahelut, ditemui sesudah ibadah Pelantikan, menyampaikan harapannya atas Pembentukan Tim Relawan, ” terkait dengan pembentukan tim ini, pertama, katong merealisasikan hasil keputusan persidangan jemaat, dan memang tim relawan penanggulan bencana ini harus katong bentuk, karena ini memang kegiatan atau kebutuhan yang sangat mendesak, apalagi di jemaat-jemaat lain sudah terbentuk. Harapan bahwa dengan terbentuk Tim ini, kantong pung seluruh proses-proses pelayanan dalam penanggulangan masalah-masalah internal di silo, terkait dengan bencana atau musibah, peristiwa-peristiwa alam ini… nah dengan adanya tim ini, tim bisa membantu proses-proses penanggulangan itu. “
Lebih lanjut ditegaskan oleh Majelis Jemaat asal Sektor III ini, Tim juga diharapkan dapat membangun koordinasi dengan petugas penanggulangan bencana provinsi dan Kota Ambon sehingga pelaksanaan pelatihan-pelatihan dapat diatur dengan baik, dan dapat memberi manfaat besar bagi warga Jemaat GPM Silo menghadapi berbagai potensi bencana alam.
*foto by : Vico M & User

