Jelang PILKADA, Silo Gelar Sarasehan Bahas Perkuatan Wawasan Umat ttg Politik
Berlatar belakangkan potensi sumberdaya manusia dalam Jemaat Silo, maka Majelis Jemaat Silo melalui Subseksi Pemberdayaan Ekonomi, Sosial, Politik dan Budaya Umat menggelar “Sarasehan Warga Gereja Profesi dan Warga Jemaat dalam Perkuatan Wawasan Umat di Bidang Sosial, Politik dan Budaya“. Sarasehan yang diikuti oleh kurang lebih 68 peserta dari seluruh sektor pelayanan di Silo, berlangsung pada Sabtu, 2 Juni 2018, Pkl. 14.00 WIT sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Serba Guna Gereja Silo.

Sarasehan yang melibatkan Warga Gereja Profesi (WGP) itu, membahas dan mendalami bidang politik sebagai entry point dalam rangka memberi perkuatan wawasan dan cara pandang / persepsi umat tentang politik dan permasalahan yang ada diseputarnya. Point ini menjadi lebih serius dan menarik untuk diangkat, sebab dalam bulan Juni 2018 ini, Masyarakat di Kota Ambon khususnya, akan mengikuti gelaran pesta demokrasi PILKADA Serentak Tahun 2018, yakni PILKADA Gubernur & Wakil Gubernur Maluku.
Adapun narasumber yang dihadirkan dalam Sarasehan tersebut, adalah warga gereja profesi antara lain :
- Pdt. Dr. S. Gazpers, MA tentang : Peran Jemaat dalam PILKADA 2018;
- A.A. Mailoy, SH tentang : PILKADA Yang Aman dan Damai
- Dr. J. J. Pietersz, SH, MH tentang : Perilaku Jemaat dalam PILKADA
Pnt J. Th. M. Sipahelut selaku Wakil Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, dalam arahan pembukaan menegaskan bahwa kegiatan Sarasehan ini adalah kegiatan sesuai hasil Persidangan Jemaat ke-36 Tahun 2018, sehingga harus segera ditindaklanjuti. Hal ini penting mengingat moment PILKADA sudah dekat, dan karena itu Umat di Silo harus diberi pemahaman yang utuh, terutama kewajiban-kewajiban sebagai warga negara yang memiliki hak pilih.
* foto : Ibu V. Louhenapessy

