fbpx

Remaja SILO : Latihan Kepemimpinan Selama 3 Hari di Masohi

AMBON, jemaatgpmsilo.org

Setelah ibadah pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Remaja Gereja [PKRG] Jemaat GPM Silo oleh Ketua Majelis Jemaat Silo [2/6/2019], maka ke-84 anak remaja Silo jenjang remaja 1, remaja 2 dan remaja 3, menjalani proses belajar tentang pola-pola kepemimpinan, belajar bagaimana menjadi pemimpin dalam kelompok dan bagaimana membangun dinamika hubungan dalam kelompok selama kurang lebih 3 hari di Klasis Masohi. Sebagai bentuk kebersamaan, maka oleh Panitia Penyelenggara mengikuti sertakan peserta remaja dari Klasis Masohi yang berjumlah 15 orang anak, sehingga total peserta PKRG kali ini sebanyak 99 orang anak.

Diskusi Kelompok

Dalam pelatihan ini mereka belajar untuk saling mengenal satu dengan yang lain, belajar mengenal karakter, sifat dan perilaku antar teman. Mereka juga belajar bagaimana mengkoordinasikan beragam dinamika yang terjadi pada sebuah kelompok kecil. Bagaimana menampung dan mengakomodir kepentingan bersama, yang bersinggungan dengan beragam kepentingan personal yang muncul.

Dalam rangkaian sesi PKRG tersebut, menampilkan fasilitator dengan sajian materi yang menarik dan sangat relevan dengan proses pembinaan karakter remaja gereja. Tampil di hari pertama Pdt. Ny. N. Noahusona yang membawakan materi Kepemimpinan Remaja Gereja. Nahusona dimoderatori oleh Prilly Maukar dan Notulen Cliffert Kaya. Sesi kedua adalah materi Identifikasi Masalah Remaja [Pohon Masalah] oleh Pdt. V. Latuheru/Songupnuan, yang dimoderatori oleh Steve Kastanya dan Notulensi Gretty Patty. Sedangkan sesi ke-3 menghadirkan fasilitator Pdt. Ferry Nahusona dengan Materi Fasilitasi Pertemuan, dengan moderator Carol Louhenapessy dan Notulen Marcello Luhukay.

Penyiapan lokasi kegiatan oleh Fasilitator dan Majelis Jemaat

Sebagaimana yang selalu dilakukan dalam sebuah konsep pendidikan atau pelatihan dengan mengambil lokasi terpisah dan terintegrasi, maka memulai aktivitas hari ke-2, para remaja calon pemimpin masa depan ini mengikuti sejumlah aktivitas kreatif, yaitu senam pagi bersama, membersihkan kamar tidur, dan persiapan penerimaan materi.

Pada hari ke-2, menampilkan narasumber Theophany Rampisela S.Psi M.Ed dengan materi Konsep Diri [Remaja Berkarakter Yesus] yang dimoderatori Vanesia Latuputty, dan notulen Sitha Soegiono. Materi sesi ke-2 memberikan pelatihan tentang bagaimana Remaja Gereja Berdebat secara Beradab yang disampaikan oleh fasilitator DR. Els Aponno, SE, dengan moderator Cathlin dan notulen Sammy. Sesi berikutnya menampilkan dosen FKIP Universitas Pattimura, DR. Herly Lesilolo, S.Pak tentang Teknik Pengembangan Pikiran Utama Dalam Karya Tulis Ilmiah Remaja. Sesi ini dimoderatori oleh Alesandro Latuheru dan notulen Esty Van Harling.

Disamping sajian materi-materi yang berat, para Remaja Silo juga mengikuti kegiatan Bina Kebersamaan dengan Metode Bermain, yang difasilitasi oleh Crim Tim masing-masing : Kanu, Haris, Aldo, Ketrin, Denis, Haniel dan Cua.

Memasuki hari ke-3, para peserta PKRG mendapat materi Remaja Gereja VS Hedonisme oleh DR. Herly Lesilolo, S.Pak dengan moderator Lidya Louhenapessy, S.Akn. M.Si dan notulen Tiatira. Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. Jan. Z. Matatula tampil sebagai fasilitator berikutnya yang masih membicarakan tentang pentingnya mengenal dan memahami apa itu Hedonisme sebagai salah satu paham modernisasi yang potensial merusak moral dan spiritualitas remaja gereja. Remaja diperkenalkan dengan paham ini dengan harapan memiliki kepekaan diri, dan mampu mengendalikan diri, ketika saatnya merintis kesuksesan dan karier di masa depan.

Dalam kesempatan PKRG kali ini, peserta juga mendapatkan materi yang sangat penting bagi pengembangan diri kedepan, yaitu Bagaimana melakukan Pengumpulan Data Penulisan, dan diikuti dengan Metodologi Penulisan Karya Tulis Ilmiah, sampai dengan Pemaparan Hasil Penulisan. Semua proses pelatihan ini menjadi bekal yang sangat berarti untuk pengembangan potensi sumberdaya manusia gereja, khususnya sebagai generasi masa depan gereja. [BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *