Perkunjungan Rumah Tangga Akhir Tahun dan Akhir Periodisasi MJ
AMBON, jemaatgpmsilo.org
Mengakhiri tahun pelayanan 2019, sekaligus akhir periodisasi Majelis Jemaat GPM Silo 2015-2020, jajaran Majelis Jemaat GPM Silo melaksanakan Perkunjungan Rumah Tangga atau yang lebih akrab disebut Kunjungan Pastoral Keluarga.
Dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Silo Pdt. Jan Z. Matatula beserta ke-2 pendeta jemaat yakni, Pdt. Ny. Elfin Alfons/Ifasaksily dan Pdt. Ny. Yohrin Rutumalessy/Sahureka, dengan penuh sukacita ke-54 orang penatua dan diaken yang terbagi kedalam 3 kelompok, menyusuri satu demi satu rumah tinggal keluarga-keluarga anggota Jemaat Silo, dari Sektor 1 s.d Sektor 12.

Sebagaimana diketahui karakteristik Jemaat GPM Silo memang menarik dan sedikit berbeda dibandingkan dengan jemaat-jemaat lainnya di Klasis Kota Ambon. Hal ini terlihat dari tipe jemaat yang teritorial dan juga transteritorial. Sejatinya, tipe jemaat yang dikenal dalam lingkup GPM adalah teritorial dan kategorial. Tipe teritorial yaitu tipe jemaat yang memiliki batasan wilayah tertentu, dan tipe kategorial yakni jemaat yang terbentuk karena kondisi-kondisi khusus, seperti Jemaat Khusus Hok Im Tong, Jemaat Sinar Kasih Polri dan lainnya.

Realitasnya Jemaat GPM Silo, yang turut mengalami konflik tahun 1999, dimana berimplikasi pada pindahnya domisili tempat tinggal sejumlah keluarga diluar wilayah pelayanan Silo. Setidaknya ada 3 sektor yang berstatus diaspora penuh, yakni sektor 7, 8 dan 9. Disamping itu ada juga keluarga-keluarga pada beberapa sektor lainnya yang tinggal di luar teritorial Jemaat GPM Silo.
Kondisi diaspora tersebut sebagaimana terlihat pada lokasi kediaman warga yang mulai dari Airlouw, Amahusu, Airsalobar, Kudamati, Gunung Nona, Kusu-kusu Sereh, Karpan, Kayu Tiga, Galala, Halong, Lateri, Passo, Waitatiri hingga Wayame, Hative Besar dan Tawiri. Hal yang sedemikian mengharuskan agenda kunjungan pastoral ini menjadi panjang dan menguras energi. Meskipun begitu tidak pernah menyurutkan semangat MJ datang berkunjung menemui setiap keluarga, bahkan semuanya dinikmati dengan rasa sukacita dan bersyukur.

Perkunjungan selama 3 minggu itu, dimulai sejak tanggal 7 November 2019 dan diagendakan berakhir pada 28 November 2019.
Pdt. Jan Z. Matatula ketika dihubungi terkait perkunjungan akhir tahun menjelaskan, “Kunjungan Rumah Tangga bagi beta bukan sekedar kegiatan rutin, tetapi beta maknainya sebagai cara pelayan mendekatkan pelayanan kepada umat.
Dimana melalui kunjungan itu, berbagai agenda pelayanan yang akan dilaksanakan dipenghujung tahun 2019 dapat informasikan kepada umat untuk menjadi pengetahuan bersama. Tentu dengan harapan supaya melalui informasi itu umat dapat memberi masukan dalam rangka memperkaya agenda yang telah direncanakan itu, sekaligus umat akan berpartisipasi dan berkontribusi di dalamnya. Sebab kalau umat tidak tau maka mereka tidak akan berpartisipasi secara optimal.”
Beberapa informasi penting yang disampaikan MJ dalam perkunjungan kepada anggota jemaat antara lain :
- ucapan terima kasih atas dukungan, kontribusi dan partisipasi secara pribadi maupun keluarga dalam pelayanan di Jemaat GPM Silo selama tahun pelayanan 2019, yang berwujud : aktifitas beribadah, pemberian persembahan syukur, perpuluhan, tapel, dan pemberian-pemberian lainnya.
- Ucapan terima kasih atas partisipasi warga jemaat dalam proses pemilihan MJ periode 2020-2025, hingga terpilih 28 penatua dan 28 diaken.
- Meminta dukungan doa dan pemberian warga jemaat bagi penyelesaian perbaikan dan pengecatan gedung Gereja Silo, dengan mengedarkan Sampul Sehari Berkorban.
- Informasi tentang jadwal pelayanan diakhir tahun, antara lain : pencanangan minggu adventus 29 November 2019, perayaan natal-natal sektor, ibadah malam natal, ibadah syukur natal, perayaan 15 tahun penggunaan gedung gereja Silo, natal perangkat pelayan, baptisan massal, pernikahan massal, Ibadah Perhadliran 29 Desember 2019, Ibadah Akhir Tahun 31 Desember 2019, Ibadah Tahun Baru 1 Januari 2020, Ibadah Perjamuan Kudus 5 Januari 2020, dan ibadah penthabisan MJ periode 2020-2025 di tanggal 12 Januari 2020.
- Terakhir penyampaian permohonan maaf MJ periode 2015-2020 atas kekurangan atau kekeliruan atau hal-hal lain yang sengaja ataukah tidak, telah megecewakan ataupun tindakan yabg kurang berkenaan bagi seluruh warga jemaat. Sambil terus memintakan dukungan dan partisipasi anggota jemaat di tahun pelayanan 2020.
Lebih lanjut menurut Matatula, yang juga mantan Ketua Klasis GPM Kairatu, perkunjungan keluarga sangat berarti untuk membuka ruang partisipasi warga jemaat. “Melalui kunjungan keluarga juga, kita memberi ruang sebesar-besarnya bagi umat untuk menyampaikan evaluasi, koreksi dan masukan untuk perbaikan pelayanan yang dilakukan Majelis Jemaat dalam kesadaran bahwa Majelis Jemaat tak bisa mengelola pelayanan itu sendiri tanpa topangan dari jemaat.”

Kunjungan rumah tangga juga menjadi momentum bagi Majelis Jemaat untuk secara dekat berjumpa dengan persoalan-persoalan umat atau persoalan-persoalan keluarga-keluarga yang sementara mereka hadapi dan gumuli. Dan pada posisi itu Majelis Jemaat berkewajiban memberi solusi dan berdoa bagi umat, tandas Matatula. [BK]

