JR : Rumah Tangga Pelayan Harus Jadi Teladan

AMBON, jemaatgpmsilo.org

Pdt. DR. Jhon Ruhulesin, M.Si menegaskan, “rumah tangga pelayan haruslah menjadi rumah tangga teladan yang bisa memberikan contoh bagi jemaat.” Pesan penting ini disampaikan oleh JR dalam kegiatan pembinaan akhir bagi Calon Majelis Jemaat GPM Silo Periode 2020-2025 bersama keluarga, pada Jumat, 10 Januari 2020 Pkl. 18.00 menjelang penahbisan Majelis Jemaat Minggu, 12 Januari 2020.

Kegiatan ini juga mengikutsertakan Majelis Jemaat GPM Silo Periode 2015-2020 bersama keluarga, bertempat di ruang serba guna gedung Gereja Silo.

Pembinaan akhir kepada Calon Majelis Jemaat GPM Silo oleh Pdt. DR. Jhon Ruhulesin, M.Si

Dengan dimoderatori oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. DR. Ruhulesin yang juga mantan Ketua Sinode GPM itu menegaskan 5 hal penting yang mesti diingat dan dipegang oleh Majelis Jemaat dalam melaksanakan tugas pelayanan.

Pertama, seorang pelayan harus berdoa dan membaca Firman, sebab itu adalah kekuatan nya dalam melaksanakan tanggung jawab pelayanan. Kedua, Dalam pelayanan tidak boleh memandang muka. Jangan melakukan dengan mempertimbangkan status sosial, kedudukan ataupun kekayaan seseorang, lalu kemudian mengabaikan mereka yang miskin, berkekurangan atau status sosial biasa-biasa saja. Ketiga, anggota keluarga (isteri/suami dan anak-anak maupun orang tua) harus menopang dalam pelayanan. Keluarga pelayanan harus dapat menjadi teladan dalam segala hal, baik tindakan, tutur kata, maupun sikap mesti menjadi model keteladanan. Keempat, Jangan pandang enteng tugas-tugas dalam melakukan pelayanan. Jangan pernah merasa mampu dan mengandalkan kekuatan kemanusiaan kita, lalu menganggap diri mampu. Contoh, memimpin renungan dianggap biasa saja. Jangan pernah lakukan itu, karena Tuhan akan mematahkannya. Kelima, jangan lupa belajar sebagai pelayan untuk mengembangkan pengetahuan dan informasi. Bagi Silo Toko DIPER (Dian Pertiwi) dekat, dan oleh sebab itu para pelayan harus rajin belajar menambah pengetahuan dan pemahaman teologi, lewat bacaan pada buku-buku yang sesuai.

Menutup percakapan pembinaan, JR mengingatkan bagi Majelis Jemaat yang akan menyelesaikan tanggung jawab, baik yang 10 tahun maupun yang 5 tahun untuk dapat menopang dan memberikan dukungan bagi Majelis Jemaat Periode 2020-2025. Topangan tersebut dalam bentuk kesediaan terlibat dalam perangkat pelayan di unit, wadah pelayanan, badan pembantu dan lain sebagainya. Tetapi juga jangan menjadi pihak yang kemudian “menyerang” program kerja dan pelayanan yang akan dilakukan kedepan, karena memiliki pengalaman pelayanan. [BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

John Brown Womens Jersey