Persembahan Syukur Melalui QR Code Standard Indonesia dalam Kebaktian Jemaat GPM Silo

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era tahun 2000 sangatlah pesat, berbagai kebutuhan manusia berskala primer dilayani dengan teknologi yang memudahkan segala sesuatu. Perkembangan ini berdampak terhadap perubahan perilaku.

Jemaat GPM Silo yang merupakan salah satu Jemaat dengan kedudukan strategis di Kota Ambon menyesuaikan perkembangan yang terjadi misalnya pemanfaatan YouTube dengan Live Streaming dalam Kebaktian Jemaat. Sejak diluncurkannya pemanfaatan Channel YouTube ini, melalui sebuah proses yang panjang, pada Minggu, 6 Juni 2021 lalu, Pendeta Jan Z. Matatula dalam Kebaktian Peneguhan, Serah Terima Jabatan Ketua Majelis Jemaat dan Emiritasi meluncurkan penggunaan QR Code sebagai salah satu cara memberikan Persembahan oleh Jemaat yang mengikuti Kebaktian melalui Live Streaming di Channel Youtube Jemaat GPM Silo.

Penggunaan QR Code ini telah melalui proses diawali dengan penetapan oleh Tim Litbang dalam Rencana Strategis Pelayanan Jemaat GPM Silo Periode 2021 – 2025.

Hasil Renstra selanjutnya di implementasi oleh Majelis Jemaat Seksi Penataan dan Pengembangan Kelembagaan (PPK), Sub Seksi Pembinaan Sumber-Sumber Keuangan Gereja.

Menurut Penatua Retha Pieter untuk dapat menggunakan teknologi ini dirinya melakukan konsultasi dengan Bank Mandiri dan Pihak Bank Indonesia terkait dengan penamaan dan pembuatan QR Code ini. Majelis sub seksi yang membidangi kegiatan ini selanjutnya mengikuti sosialisasi dan pengenalan serta menunggu proses verifikasi dan perijinan dari otoritas Bank untuk selanjutnya dapat diterbitkan QR Code secara resmi.

Ada 4 bentuk QR Code yang diperbolehkan oleh Otoritas Bank yang dimiliki oleh Jemaat GPM Silo melalui rekening Bank Mandiri yaitu QR Code Persembahan, Persepuluhan, Sumbangan dan Persembahan Syukur.

code

Menurut Dr. Pieter Soegijono (Ketua Tim Litbang) QR Code adalah salah satu sarana penggunaan teknologi yang dipergunakan untuk transfer dana non tunai secara cepat, jika ATM menggunakan kartu maka QR Code menggunakan Hand Phone yang secara otomatis ada aplikasi QRIS (QR Code Standard Indonesia). Aplikasi ini dapat digunakan melalui HP untuk berbagai Platform misalnya GoPay, Dana, OVO, Go-Pay, Pay Trend dan masih banyak yang lainnya. Jika Handphone jemaat sudah terinstall aplikasi E-Banking, maka untuk saat sekarang ini E-Banking sudah terkoneksi dengan QRIS meskipun rekening anggota jemaat bukan rekening bank Mandiri transfer dilakukan tanpa kode bank, begitu mudah dan cepatnya lanjut Soegijono yang hadir dalam Kebaktian minggu.

Pada kesempatan sambutan Pendeta Jan Z. Matatula dalam acara Resepsi Serah Terima Jabatan dan Emiritas Pendeta Matatula, disampaikan bahwa peluncuran QR Code adalah bentuk implmentasi dari program Jemaat.

Dirinya mengharapkan teknologi dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan potensi umat.

Pendeta Jan Z. Matatula dalam Kebaktian tersebut telah memasuki masa pensiun dan melayani di GPM selama 31 tahun. Di Jemaat Silo Matatula melayani selama kurang lebih 3 tahun dari 2018 – 2021, Matatula berharap untuk pelayanan yang telah dilakukan di Silo dapat dilanjutkan oleh Ketua Majelis Jemaat yang baru dengan tetap menjaga persekutuan yang utuh bersama Tuhan.

Jabatan Ketua Majelis Jemaat GPM Silo yang baru diserahterimakan kepada Pendeta D. Picauly, S.Th. Picauly yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Majelis Jemaat GPM Syaloom Klasis GPM Kota Ambon.

Hadir dalam kebaktian, MPH Sinode yang diwakili Pendeta H. Hetharie, Ketua Klasis GPM Kota Ambon Pendeta N. Rutumalessy dan Sekretaris Klasis GPM Kota Ambon Pendeta Ny. A. Lohy / Norimarna, beserta seluruh Majelis Jemaat GPM Silo dan undangan lainnya. Pendeta Hetharie dalam Kebaktian melepas tugas Matatula sebagai pegawai organik gereja dengan SK Pensiun yang dibacakan oleh Pendeta Lohy, Matatula menyandang gelar Pendeta Emiritus. Serah terima jabatan Ketua Majelis Jemaat GPM Silo dilakukan oleh Pendeta Rutumalessy. Kebaktian ini diwarnai keharuan dan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yesus, karena perlindungan dan penyertaanNya Pendeta Matatula dapat mengakhiri tugasnya dengan segala baik di Silo.

Wakil Ketua Majelis Jemaat GPM Silo Penatua M Pentury dalam sambutannya mewakili semua unsur pelayan dan jemaat menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pendeta Jan Z. Matatula beserta seluruh keluarga atas semua pengabdian, pelayanan dan dukungan bagi umat di Silo.

Lanjut Pentury, Pendeta Matatula adalah seorang hamba yang rendah hati dan penuh ketegasan dalam memimpin, kami mohon maaf jika ada ada salah kata tindakan yang dilakukan oleh Jemaat kepada Pendeta Matatula, tutup Pentury dalam sambutanya yang penuh haru.

Pada kesempatan tersebut Pendeta D. Picauly dalam sambutan sebagai Ketua Majelis Jemaat Silo yang baru menyampaikan kepada Jemaat Silo untuk bersabar karena Picauly akan menyelesaikan tanggung jawab di Jemaat Syaloom dan akan beraktifitas di Silo setelah tanggal 16 Juni.

Tuhan Yesus memberkati Pendeta Emiritus Jan Z. Matatula ! Selamat memasuki masa Purna Karya dan selamat melayani bagi Pendeta D. Picauly di Jemaat GPM Silo Syaloom !



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *