fbpx

Ibadah Padang Warga Gereja Senior Silo

Warga Gereja Senior bukan hanya warga gereja yang berusia lebih dari 60 tahun, namun juga merupakan warga gereja dengan segudang potensi namun sering terhalang usia. Atas dasar itulah melalui perkumpulan Warga Gereja Senior (WGS) Jemaat GPM Silo, kembali hadir dan menyelenggarakan kegiatan yang tak lazim yakni Ibadah Padang, pada Kamis (30/10) lalu.

Penerbangan Balon Gas oleh Pdt. M. Timisela

Ibadah Padang dimulai dengan acara pembukaan di Gereja Silo ditandai dengan penerbangan balon gas oleh Pdt. M.M. Timisela setelah didahului dengan laporan ketua tim oleh Bpk. R. Lekahena dan kemudian diakhiri dengan doa oleh Pdt. S. Supusepa. Rombongan kemudian menlanjutkan perjalanan ke titik kegiatan yang pertama yakni Museum Siwalima.

Tiba di Museum Siwalima, agenda pertama yang dilaksanakan para WGS ini ialah mendengarkan penjelasan tentang Museum Siwalima oleh perwakilan museum, kemudian dilanjutkan dengan senam pagi dengan variasi gerakan yang dapat dilaksanakan sambil duduk dan diakhiri dengan goyang Tabula-Bale dengan variasi gerakan yang dapat dilakukan oleh WGS. Seluruh agenda di Museum Siwalima ditutup dengan doa oleh Pdt. A. Tetelepta dan kunjungan ke ruang pameran Pakaian Pengantin Tradisional serta ruang pameran foto.

Kegiatan WGS dilanjutkan di lokasi yang berbeda yakni Pantai Airlouw. Di lokasi yang baru ini, para WGS diajak untuk berefleksi mengenai masalah partisipasi WGS Silo lain dalam kebaktian setiap bulan maupun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. Dari refleksi ini, lahir sejumlah solusi yang diharapkan mampu meningkatkan partisipasi WGS Silo lainnya.

Setelah istirahat makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan-perlombaan bagi setiap sektor pelayanan yang didahului dengan penampilan yel-yel. Perlombaan berupa berbagai macam kuis-kuis Alkitab ini dipandu oleh Ibu Avi Lopulalan dan berhasil dimenangkan oleh WGS Sektor XI. Setelah berdoa syukur, Ibadah Padang ini diakhiri dengan pembagian bingkisan bagi para pendeta yang mendampingi dalam kegiatan serta seluruh peserta dengan metode mencari nomor di balik kursi.

Seluruh peserta kegiatan yang terdiri dari WGS Silo, para pendeta dan semua pendukung acara, meninggalkan lokasi kegiatan pada pukul 17.00 WIT kembali ke Gereja Silo dan pulang ke rumah masing-masing dengan harapan WGS Silo akan selalu manjadi wadah terbaik bagi para senior di jemaat ini untuk mengembangkan potensi yang masih dimiliki dan melayani Tuhan sampai akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *