Santapan Harian Keluarga (SHK) – Sabtu, 28 Februari 2026
Mazmur 30 : 1 – 4
Diselamatkan Saat Berseru
Bacaan ini menggambarkan pengalaman pribadi Daud yang merasakan pertolongan Tuhan secara nyata. Ia mengangkat pujian karena Tuhan telah menyelamatkannya dari keadaan yang hampir merenggut hidup. Daud berseru, dan Tuhan menjawab. Ia bersaksi bahwa Tuhan bukan hanya mendengar, tetapi juga bertindak dengan kuasa yang memulihkan hidup mengangkatnya dari jurang keputusasaan dan menyembuhkan luka-luka yang dialaminya. Ayat-ayat ini menolong kita melihat bahwa Tuhan dekat dengan orang yang berseru kepada-Nya. Seruan kita, entah dalam kesedihan, sakit, atau tekanan hidup, bukanlah teriakan yang hilang di udara. Tuhan mendengar dengan penuh perhatian. Ia tidak membiarkan kita tergeletak dalam pergumulan, tetapi mengulurkan tangan untuk mengangkat dan memulihkan. Pemazmur mengajak orang percaya untuk memuji Tuhan, sebab kemurahan-Nya jauh lebih besar daripada pergumulan yang kita hadapi. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita merasa doa tidak segera dijawab. Namun Mazmur ini menegaskan bahwa Tuhan bekerja dengan cara dan waktu yang terbaik. Kesembuhan yang Dia berikan bukan hanya untuk tubuh, tetapi juga bagi hati yang letih dan jiwa yang hampir menyerah. Karena itu, kita diajak untuk tetap percaya dan tetap berseru kepada-Nya. Tuhan yang menyelamatkan Daud adalah Tuhan yang sama yang menyelamatkan kita hari ini.
Tuhan, yakinkan hati kami untuk tetap percaya dan mau berseru kepadaMu. Amin.
DOA

