fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Kamis, 11 Juni 2026

Yehezkiel 36 : 33 – 36

Membangun Kembali “Taman Eden” di Rumah Kita

Bayangkan jika setiap rumah tangga Kristen menjadi agen perubahan lingkungan. Tanah yang tadinya mati diubah menjadi asri dengan memulai kebun kecil di halaman, mengelola sampah dapur menjadi kompos, atau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Sesungguhnya, rumah yang hijau dan tertata adalah cerminan dari jiwa yang dipelihara oleh Tuhan. Dalam perikop ini, nabi Yehezkiel menyampaikan janji pemulihan Allah yang luar biasa. Allah tidak hanya memulihkan kerohanian umat-Nya, tetapi juga memulihkan tanah yang tadinya tandus dan rusak menjadi seperti Taman Eden.Yehezkiel berkata, ​”Maka bangsa-bangsa yang tertinggal di sekitarmu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang membangun kembali yang sudah runtuh…” (ay. 36) Menjadi “Gereja rumah tangga yang ramah lingkungan” berarti menyadari bahwa bumi adalah milik Tuhan yang dipercayakan kepada kita. Pemulihan yang dijanjikan dalam Yehezkiel bukan hanya soal gedung, tapi soal kehidupan yang bersemi kembali di atas tanah yang diinjak. Mari kita renungkan: apakah gaya hidup rumah tangga kita saat ini sudah mencerminkan “Taman Eden” yang memuliakan Tuhan, atau justru menambah beban bagi bumi ciptaan-Nya?

Tuhan, kami mau berserah kepadaMu karena hanya Engkau yang sanggup memulihkan hidup kami. Amin

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *