fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Senin, 2 November 2026

1 Korintus  11 : 1

Turutilah Teladanku!

Ketika rasul Paulus menulis kalimat ini kepada jemaat di Korintus, ia tidak sedang menyombongkan diri atau merasa hidupnya sempurna tanpa cela. Paulus sedang mengkespresikan sebuah tanggungjawab moral yang besar sebagai seorang pelayan. Ia bisa menjadi teladan hanya karena dia memposisikan dirinya sebagai cermin yang memantulkan Kristus. Meneladani Kistus berarti menyerap kasih-Nya. Ketaatan-Nya kepada Bapa dan kerendahan hati-Nya. menjadi teladan bagi orang lain berarti menyalurkan apa yang telah kita serap dari Kristus kepada orang-orang di sekitar kita.  Bayangkanlah jika hari ini kita berkata kepada anak kita, pasangan kita, rekan kerja kita, “Ikutilah caraku mengampuni, ikutilah teladanku dalam mengasihi, sama seperti aku telah mengikuti Kristus.” Menjadi teladan bukan berarti kita tidak pernah berbuat salah. Menjadi teladan juga berarti menunjukkan bagaimana cara seorang Kristen merespons kesalahan yaitu dengan segera berbalik dan bertobat dan mengandalkan anugerah Allah untuk bangkit kembali. Kita tidak dipanggil untuk menjadi sempurna dengan kekuatan sendiri sebelum bisa menjadi teladan. Kita dipanggil untuk setia mengikuti dan meneladani Kristus sehingga ketika orang lain melihat hidup kita, mereka menangkap “pantulan” karakter Kristus di dalam diri kita

Tuhan Yesus, jadikan aku teladan yang nyata dalam lingkunganku, amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *