Pelatihan Pengelolaan Keuangan Jemaat GPM Silo

(Gereja Silo, Ambon) Kamis, 29 Juni 2017. Pilar penting yang menjamin Kemandirian gereja adalah masalah dukungan finansial. Sejak GPM menyatakan diri sebagai lembaga indepent lepas dari dukungan pemerintah, maka seluruh keuangan gereja dikelola secara mandiri. Ini berkonsekuensi gereja mesti profesional mengelola keuangan. Itulah sebabnya program kerja tahunan di jemat-jemaat lingkup GPM, termasuk di Jemaat GPM Silo menetapkan program pelatihan pengelolaan keuangan bagi para bendahara wadah-wadah pelayanan di tahun pelayanan 2017 ini.

Melalui seksi penataan dan pengembangan kelembagaan, khususnya pada subseksi Pembinaan sistem dan manajemen keuangan dan subseksi pembinaan penggunaan dan pengendalian keuangan gereja, diselenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Gereja berdasarkan aturan GPM. Kegiatan dimaksud diselenggarakan Rabu, 28 Juni 2017 dimulai dari pkl. 10.00 s.d. 16.00 WIT mengambil tempat di ruang serba guna Gereja Silo. Pdt A.J. Timisela dalam arahan pada saat sambutan pembukaan mengatakan, kegiatan ini selain tuntutan program hasil persidangan jemaat, juga sangat penting sebagai upaya menertibkan pengelolaan keuangan gereja di tingkat wadah-wadah pelayanan di ke-12 sektor pelayanan. Karena itu diharapkan seluruh peserta mengikuti dengan baik. Ditegaskan lebih lanjut bahwa, untuk dapat menguasai materi pada sebuah pelatihan, maka peserta harus mengikuti secara utuh dari awal sampai akhir. Bila ada yang terlewatkan maka berimplikasi kekurangan atau bahkan kehilangan pengetahuan itu sendiri.

Ketika dipertanyakan terkait peserta pelatihan ini, Timisela menegaskan, kelompok sasaran adalah para bendahara wadah pelayanan laki-laki, wadah perempuan, unit-unit, bakopel, termasuk tim verifikasi jemaat.

Narasumber Drs. J. de Fretes didampingi moderator Diaken Ny. Grace Parera

Drs. J. de Fretes yang bertindak sebagai narasumber menjelaskan bahwa, model pelatihan yang diterapkan antara lain cara penyusunan pembukuan bagi para bendahara agar supaya mereka lebih tertib dalam pencatatan uang masuk-keluar. Ini adalah uang milik bersama, ini uang jemaat sehingga harus dikelola secara baik, transparan dan akuntabel, ungkap de Fretes yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Verifikasi Sinode GPM.

Suasana Pelatihan dalam diskusi dan kerja kelompok.

Dari pantauan kami, para peserta yang hadir kurang lebih 50-an orang sangat antusias mengikuti seluruh sesi pelatihan dan sosialisasi. Mereka terbagi pada beberapa kelompok diskusi dan mengikuti instruksi yang disampaikan narasumber. Kegiatan ditutup dengan arahan penutup oleh Pdt. Ny. E. Alfons/Ifaksaksily.

Arahan penutupan oleh Pdt. Ny. Elfin Alfons/Ifaksaksily.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *