fbpx

Santapan Harian Keluarga, 17 s.d 23 September 2017

Sabtu, 23 September 2017

bacaan : Mazmur 37 : 34-40

Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya, maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri, dan engkau akan melihat  orang-orang fasik dilenyapkan. Aku melihat seorang fasik yang gagah sombong, yang tumbuh mekar seperti pohon aras Libanon; ketika aku lewat, lenyaplah ia, aku mencarinya, tetapi tidak ditemui. Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan; tetapi pendurhaka-pendurhaka akan dibinasakan bersama-sama, dan masa depan orang-orang fasik akan dilenyapkan. Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

KEJUJURAN DAN KETULUSAN VERSUS KEFASIKAN

Sekrang ini sulit menemukan orang yang tulus hati, jujur, mencintai dan merawat perdamaian serta penuh kasih dalam pergaulannya ? Mungkin sekarang masih ada tetapi sudah langka. Sebab hidup sekarang ini sudah penuh dengan persaingan, baik yang positif maupun yang negatif. Tergantung apa yang menjadi sasaran dan tujuannya. Untukmencapainya, orang tidak segan-segan saling menyikut dan biasanya siapa yang kuat dialah yang menang. Apalagi kalau dilatari oleh kekuasaan. Yang dikejar hanyalah kepentingan dan kesuksesan. Siapan yang tidak seiring sejalan pasti akan dilibas. Namun, janganlah kita berkecil hati dan hilang harapan sebagai umat percaya. memang hidup yang dijalani sekatang ini tidak luput dari cobaan, persoalan dan tekanan. Bahkan godaan untuk menyangkal i9man kitakepada Kristus sangat kuat. Semua itu terjadi supaya kita menjadi serupa dan diterima oleh dunia ini. Namun ada satu hal yang pasti, yang dunia tidak mampu memberikannya kepada kita yakni keselatam yang abadi di dalan Tuhan Yesus Kristus. Oleh DIA, hidup kita telah ditebus dan diubah menjadi orang-orang yang berharga dimata-Nya. Sebab itu tetaplah taat dan setia dijalan-Nya. Cintailah perilaku jujur dan tulus serta jangan menyimpang ke kiri atau ke kanan, tetapi teruslah mewujud nyatakan hidup yang penuh damai dan kasih seorang terhadap yang lain. Hanya dengan begitu maka akan selalu ada masa depan yang pasti.

Doa : Tuhan jadikanlah kami orang yang jujur, amin

Jumat, 22 September 2017

bacaan : Mazmur 37 :30-33

Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum; Taurat Allahnya ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidak goyah. Orang fasik mengintai orang benar dan berikhtiar membunuhnya; TUHAN tidak menyerahkan orang benar itu ke dalam tangannya, Ia tidak membiarkannya dinyatakan fasik pada waktu diadili.

ORANG BENAR TAAT HUKUM

Taat dan setia di jalan Tuhan, sebagai orang-orang percaya, bukan hanya untuk diketahui atau dihafal, tetapi untuk diwujud-nyatakan dalam perbuatan hidup setiap hari. Perbuatan yang bermanfaat mendatangkan damai, sukacita dan menjadi berkat bagi sesama. Perbuatan dan perkataan yang bersumber dari hikmat Allah. Hikmat yang diperoleh melalui Firman dan Roh Kudus. Hikmat Allah itulah yang menuntun setiap orang percaya untuk melakukan apa yang baik dan benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan itu nampak dalam pelaksanaan hukum-hukum Tuhan seperti yang terdapat di dalam Taurat. Hukum yang menjadi tuntunan hidup manusia dalam hubungan dengan Allah, manusia dan alam semesta. Oleh karena itu orang yang berhikmat hidup dalam kebenaran dan menjadi orang benar. Tetapi orang yang tidak memiliki hikmat dari Allah, hidup menurut kehendak hatinya sendiri. Akibatnya hidup dalam perbuatan yang jahat. Orang yang demikian Alkitab menyebutnya orang fasik. Orang yang tidak mengenal Allah dan kehendak-Nya. Orang fasik itu sering mengancam kehidupan orang yang takut akan Allah. Tetapi Tuhan tidak membiarkan orang-orang yang percaya kepada-Nya dibinasakan oleh orang fasik. Ia selalu bersama orang percaya melalui Firman dan Roh-Nya. Karena itu orang percaya diminta untuk mempercayakan hidup hanya kepada Allah dan taat untuk melaksanakan hukum-hukum-Nya.

Doa : Tuhan tuntunlah kami dengan hikmat-Mu amin

Kamis, 21 September 2017

bacaan Mazmur 37 : 27-29

Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya; sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan. Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa.

BERBUAT BAIK DAN JAUHI KEJAHATAN

menjadi orang jahat itu mudah, tetapi menjadi orang baik itu sesuatu yang gampang-gampang susah. Dalam Yohanes 17:15, yesus berdoa, “Aku tidak meminta Engkai mengambil mereka dari dunia ini, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari yang jahat.” Itu artinya dalam menjalani hidup di dunia ini, yang baik dan yang jahat itu selalu bertemu dan berdampingan. Karenanya hidup menjadi orang baik itu harus kuat bertahan terhadap segala godaan, agar tidak mudah terjebak menjadi mangsanya. Apa yang menjadi kekuatan untuk bertahan agar tetap hidup sebagai orang baik ? Kekuatannya hanya terletak pada kasih dan kesetiaan Tuhan yang menyertai memelihara dan melindungi orang yang baik dari segala yang jahat. Oleh karena itu, orang baik yang mengalami kasih setia Allah harus terus melakukan kebaikan dalam hidupnya. Dalam hidup ini banyak jalan terbuka untuk kita pilih dan jalani. Tetapi sebagai orang percaya yang sudah diubah dan dibarui oleh pengorbanan Kristus, kita hanya punya satu pilihan yakni percaya dan hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Allah dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus. Sebab untuk itulah kita dipanggipl menjalani hidup ini dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberikati hidup kita dan anak-cucu kita.

Doa : Tuhan lindungilah hidup kami dari yang jahat dan buatlah kami taat melakukanm kehendak-Mu amin. 

Rabu, 20 September 2017

bacaan : Mazmur 37 : 21-26

Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah.
Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri, tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan.
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;
apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

WARISKAN KETAATAN DAN KESETIAAN

Siapakah orang yang hidupnya berkenaan kepada Tuhan? mereka adalah orang-orang atau umat yang taat dan setia berada di jalan Tuhan dan terus belajar melakukan kehendak Tuhan dengan baik dan benar. Sekalipun dalam kenyataannya, mereka tidak luput dari berbagai persoalan, tantangan dan cobaan hidup, tetapi iman mereka tidak goyah dan tetap berpengharapan. sebab mereka yakin tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menolong dan ketika mereka jatuh pun, tidak sampai tergeletak sebab tangan Tuhan akan mengangkat mereka, sehingga mereka dapat tegak berdiri dan terus menjalani hidup ini. Apa yang akan mereka wariskan kelak bagi generasi berikut dengan cara hidup seperti ini ? anak-cucu mereka tidak akan berkekurangan karena mereka murah hati dan penuh belas kasihan kepada sesama. Hal ini juga yang diharapkan berlaku dalam kehidupan kita semua sebagai umat percaya. Bahwa keselamatan yang dianugerahkan oleh Tuhan, menyadarkan kita semua untukmenjalani kehidupan ini dengan tetap hidup dalam ketaatan dan kesetiaan sambil berpegang teguh pada janji penyertaan Allah. Sebab hanya dengan begitu kita menjadi anak-anakNya yang selalu memuliakan nama-Nya melalui hidup dan kerja kita.

Doa Kuatkan kami untuk tetap taat dan setia tetap berpegang teguh pada janji penyertaan-Mu, ya Kristus Tuhan kami, amin

Selasa, 19 September 2017

bacaan : Mazmur 37 : 12-20

Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar dan menggertakkan giginya terhadap dia; Tuhan menertawakan orang fasik itu, sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat. Orang-orang fasik menghunus pedang  dan melentur busur mereka untuk merobohkan orang-orang sengsara dan orang-orang miskin, untuk membunuh orang-orang yang hidup jujur; tetapi pedang mereka akan menikam dada mereka sendiri, dan busur mereka akan dipatahkan. Lebih baik yang sedikit pada orang benar dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik; sebab lengan orang-orang fasik dipatahkan, tetapi TUHAN menopang orang-orang benar. TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya; mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan. Sesungguhnya, orang-orang fasik akan binasa;  musuh TUHAN seperti keindahan padang rumput: mereka habis lenyap, habis lenyap bagaikan asap.

KESETIAAN KEPADA TUHAN MEMBAWA BERKAT

seorang tukang cukur di sebuah desa dan keluarganya adalah anggota gereja yang sangat setia. Ia bersama keluarganya meninggalkan desa itu dan pergi ke kota karena ia ditawari pekerjaan yang baik. Anggota jemaat di gereja itu melakukan perpisahan bagi keluarga tersebut dan mendoakan mereka supaya sukses di tempat baru. Namun beberapa lama kemudian tukang cukur itu sudah kembali bersama keluarganya ke desa itu lagi. Semua orang bertanya-tanya mengapa sampai mereka kembali. Apakah pekerjaannya tidak baik? Apakah penghasilan terlalu kecil, apakah ia dipecat dan lain-lain. Tukang cuku itu lalu bercerita : “pekerjaan saya baik-baik dan penghasilan saya cukup besar. Namun orang-orang di kota itu begitu sibuk mencari uang, bermain juda dan mabuk-mabukan sehingga mereka tidak merasa perlu untuk datang beribadah di gereja. Saya dan isteri saya memutuskan untuk kembali saja ke desa. Sekalipun penghasilan kami kecil, namun kami bahagia karena tetap dapat beribadah. Kata firman hari ini, lebih baik sedikit harta pada orang benar, dari pada berlimpah-limpah pada orang fasik. Dan Allah tidak melupakan umatNya yang setia. Tidak lama kemudian tukang cukur itu mendapat pekerjaan yang lebih baik. Ini adalah cara Allah menolong orang-orang yang setia kepada-Nya. Karena itu, kita diajak untuk selalu setia kepada Tuhan dan melakukan yang baik, maka Ia akan menolong kita.

Doa : Tuhan buatlah kami tetap setia kepada-Mu dan selalu bersyukur atas berkat yang Engkau beri. amin

Senin, 18 September 2017

bacaan : Mazmur 37 : 1-9

 Dari Daud. Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang;
sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau.
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,
dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.
Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri.

AMPLOP YANG TERAKHIR

Seorang janda miskin ke gereja di malam natal. Ia hanya memiliki Rp. 20.000. Uangnya Rp.10.000 ia gunakan untuk transport dan Rp. 10.000 untuk persembahan. Waktu di gereja dia berdoa. “Tuhan saya hanya punya uang 10.000 ini saja. Jika saya memberi persembahan, maka saya tidak punya uang lagi untuk makan malam ini. Tetapi tidak mengapa, uang ini tetap akan saya jadikan persembahanku di malam natal ini. Saya percaya Engkay akan memelihara hidupku.” Pada saat yang sama ada seorang pengusaha kaya juga berdoa : “Tuhan, aku bersyukur atas untung besar yang Kau berikan. Dan aku telah membagi-bagikan kepada pegawaiku, panti asuhan, gereja dan kepada orang miskin. Namun masih ada satu amplop lagi yang terakhir. Aku akan memberikan kepada orang pertama yang aku lihat setelah berdoa. Pada saat pengusaha itu membuka mata, ia melihat janda miskin, maka sesuai dengan doanya, ia memberikan amplop itu kepadanya sambil berkata : “ibu, ini pemberikanku untukmu. Ibu janda itu termangu-mangu dan membuka amplop itu, ternyata didalamnya ada 20 lembar Rp.100.000. Ibu janda itu kembali duduk dan bersyukur untuk pemeliharaan Tuhan baginya. Ia kemudian memberikan separuhnya ke dalam peti persembahan. Ketika kita berserah kepada Tuhan, maka ia akan memelihara hidup kita. Kata firman Tuhan hari ini, “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya dan IA akan bertindak”.

Doa : Tuhan jadikanlah kami penyalur berkat bagi orang lain dan memberi hidup kami demi kerja-Mu amin.

Minggu, 17 September 2017

bacaan : Mikha 3 : 1-8

Kataku: Baiklah dengar, hai para kepala di Yakub, dan hai para pemimpin kaum Israel! Bukankah selayaknya kamu mengetahui keadilan,
hai kamu yang membenci kebaikan dan yang mencintai kejahatan? Mereka merobek kulit dari tubuh bangsaku dan daging dari tulang-tulangnya;
mereka memakan daging bangsaku, dan mengupas kulit dari tubuhnya; mereka meremukkan tulang-tulangnya, dan mencincangnya seperti daging dalam kuali, seperti potongan-potongan daging di dalam belanga.
Mereka sendirilah nanti akan berseru-seru kepada TUHAN, tetapi Ia tidak akan menjawab mereka; Ia akan menyembunyikan wajah-Nya terhadap mereka pada waktu itu, sebab jahat perbuatan-perbuatan mereka.
Beginilah firman TUHAN terhadap para nabi, yang menyesatkan bangsaku, yang apabila mereka mendapat sesuatu untuk dikunyah, maka mereka menyerukan damai, tetapi terhadap orang yang tidak memberi sesuatu ke dalam mulut mereka, maka mereka menyatakan perang.
Sebab itu hari akan menjadi malam bagimu tanpa penglihatan, dan menjadi gelap bagimu tanpa tenungan. Matahari akan terbenam bagi para nabi itu, dan hari menjadi hitam suram bagi mereka.
Para pelihat akan mendapat malu dan tukang-tukang tenung akan tersipu-sipu; mereka sekalian akan menutupi mukanya, sebab tidak ada jawab dari pada Allah.
Tetapi aku ini penuh dengan kekuatan, dengan Roh TUHAN, dengan keadilan dan keperkasaan, untuk memberitakan kepada Yakub pelanggarannya dan kepada Israel dosanya.

ORANG BENAR DITOLONG TUHAN

Ada seorang pengacara yang jahat menyewa seekor kuda dari seorang petani sederhana. Entah karena tidak dirawat atau karena kecelakaan kuda itu mati. Pemilik kuda minta ganti rugi seharga kuda itu dan kompensasi kerugian atas manfaatnya jika kuda itu masih hidup. Pengacara itu berkata kepada pemilik kuda : “saya bersedia membayar, tetapi saat ini saya tidak mempunyai uang kontan. Apakah kamu bisa menerima cek mundur?” Pemilik kuda setuju. Kemudian pengacara berkata lagi, “bolehkah saya menentukan tanggal pembayarannya” Sekali lagi pemilik kuda setuju. Rupanya pengacara ini licik, ia ingin menipu berbuat curang terhadap pemilik kuda itu, karena itu ia menentukan tanggal pembayaran pada hari Penghakiman. Pemilik kuda memperkarakan pengacara itu di pengadilan. Dengan pandangan yang sangat licik, pengacara itu meminta hakim untuk melihat pada tanggal jatuh tempo cek itu. Hakim melirik cek itu sebentar dan berkata : “cek ini jatuh tempo pada hari penghakiman. Nah karena hari ini adalah hari penghakiman, maka engkau harus membayarnya hari ini juga.” Pengacara menelan kecurangannya sendiri. Hal ini membuktikan bahwa orang jahat tidak selamat karena Tuhan menolak mereka. Tetapi Tuhan menolong orang benar. Karena itu kita diajak untuk tidak berbuat curang dan berlaku tidak jujur terhadap orang lain, tetapi harus melakukan yang baik, maka kita akan diberkati Tuhan.

Dia : Tuhan penuhi kami dengan hikmat-Mu supaya kami belajar melakukan hal-hal baik, amin

by : LPJ-GPM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *