Perkuat SDM, Pengasuh Silo Ikut TOT

[jemaatgpmsilo.org – Ambon]

Anak adalah generasi masa depan gereja, bangsa dan negara. Dalam konteks bergereja, salah satu pendidikan formal gereja bagi anak dan remaja adalah SMTPI [Sekolah Minggu dan Tunas Pekabaran Injil], dimana pengasuh atau guru sekolah minggu menjadi instrumen penting, disamping kurikulum, alat peraga dan orang tua yang mendukung efektivitas pendidikan sekolah minggu.

Penyajian Materi oleh Ke-2 Fasilitator

Itulah sebabnya, pengasuh mesti memiliki kapasitas dan kemampuan diri [SDM] yang memadai. Menurut Pnt. S. Loppies selaku Majelis Subseksi Anak-Remaja Jemaat GPM Silo saat membuka kegiatan TOT [Training of Trainers] Metode Pembelajaran Yang Kreatif Kepada Pengasuh Bagi Pengembangan Kreativitas Anak di Gereja Silo menegaskan, “… tidak semua pengasuh di Silo punya pengetahuan dan kemampuan mengajar yang sama. Beda-beda. Karena itu, melalui Renstra Jemaat masalah ini diangkat sebagai sebuah kegiatan yang wajib dilaksanakan.”

Para Pengasuh Silo Peserta TOT

Kegiatan TOT yang berlangsung selama sehari itu [Selasa, 30/10] mengambil tempat di ruang serba guna Gereja Silo, dengan menghadirkan 2 orang fasilitator TOT, masing-masing Julita Sipahelut S.PSi, M.PSi, membawakan materi Pola Pendampingan Anak dan Perkembangan Karakter Anak SMTPI. Fasilitator kedua adalah Pdt. Roland Samson, MA, membawakan materi Ajaran Gereja dalam Kurikulum SMTPI. Pengasuh Jemaat Silo yang hadir mengikuti kegiatan TOT sesuai daftar absen adalah sebanyak 38 orang.

Harapan yang ingin dicapai melalui TOT ini adalah “… mempersiapkan pengasuh dalam mengenal Metoda Pembelajaran yang Kreatif, sehingga menarik bagi anak maupun remaja.” ungkap Loppies. [BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *