Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Manajemen Jemaat bagi Pegawai SILO

AMBON, jemaatgpmsilo.org

“Organisasi modern adalah organisasi yang mampu menjadikan fungsi-fungsi administrasi dan manajemen secara baik dan benar. Katong tim dari Politeknik Ambon memberi apresiasi kepada Jemaat Silo, karena punya program pelatihan seperti ini. Katong juga hadir disini selain diundang, tetapi juga bagian dari tanggung jawab katong melaksanakan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat”. Itulah yang disampaikan Ibu Delfin Tress Nanulaita selaku Koordinator Tim Pengajar dari Politeknik Ambon mengawali kegiatan Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Manajemen Jemaat bagi Pegawai di Jemaat GPM Silo.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 9 September 2019 yang dimulai Pkl. 10.00 WIT itu, diikuti oleh 15 pegawai gereja di Silo, yang terdiri dari pegawai administrasi umum, pegawai administrasi keuangan, tuagama, penjaga gereja, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lois, sopir dan pengatur sound sistem.

Dalam penyampaian materinya, Nanulaita menegaskan bahwa : “.. kami selaku narasumber punya ilmu dan teori-teori, tetapi bapak ibu pegawai gereja punya pengalaman,.. nah ini akan saling melengkapi agar tugas-tugas bapak ibu ke depan semakin baik lagi.

Narasumber dari Tim Pengajar Politeknik Ambon : Ibu Tia Tjokro (kiri) dan Ibu Tres Nanulaita (kanan)

Materi-materi yang disampaikan oleh Ibu Tress dan tim adalah seputar administrasi perkantoran dan problematikanya, seperti : kearsipan, korespondensi (surat-menyurat), pembagian job discription, dan lain sebagainya.

Penyampaian materi oleh narasumber

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Seksi Penataan dan Pengembangan Kelembagaan (PPK) pada subseksi Pembinaan Administrasi dan Manajemen tersebut, menurut Diaken Mendhy Hehanussa selaku majelis subseksi, “… katong berharap melalui pelatihan ini, para pegawai gereja, khususnya yang bekerja sehari-hari di kantor sekretariat gereja dapat bekerja lebih baik lagi, harus ada peningkatan kerja,.. sengk sama dolo-dolo lai, karena sudah dibekali dengan teori tetapi dong juga punya pengalaman kerja,.. ini yang penting” ungkap Hehanussa.

Selain para pegawai gereja sebagai peserta pelatihan, turut hadir juga pendeta jemaat dan sejumlah majelis jemaat yang ingin menimba ilmu dan mengenal lebih jauh tentang pengelolaan administrasi dan manejemen jemaat. [BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

John Brown Womens Jersey