fbpx

Santapan Harian Keluarga (SHK) – Selasa, 9 Juni 2026

Ulangan 20 : 19 – 20

Tidak Merusak Pohon, Merawat Kelestariannya

Di tengah perang, situasi paling keras dan brutal, Tuhan tetap memberi batas: jangan merusak pohon. Mengapa? Karena bahkan dalam konflik, kehidupan tetap harus dijaga. Pohon adalah ciptaan Tuhan yang sangat menopang kehidupan. Kita bisa bernapas karena oksigen yang keluar dari proses fotosintesis pohon. Kita bisa menikmati air segar karena akar pohon tertanam kuat menjaganya didalam tanah. Tuhan tidak pernah mengizinkan manusia menghancurkan masa depan demi kemenangan sesaat. Tetapi manusia sering memilih jalan sebaliknya. Kita menukar masa depan dengan keuntungan instan. Kita menebang habis pohon-pohon dan mengorbankan keberlanjutan demi kenyamanan. Kita tahu dampaknya, tetapi tetap melakukannya. Ini bukan sekadar kesalahan, ini pilihan sadar untuk tidak taat. Iman yang sejati menuntut keberanian untuk berkata “cukup”. Cukup merusak, cukup mengambil, cukup mengabaikan. Keluarga dipanggil menjadi tempat di mana nilai itu diajarkan: bahwa hidup bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga tentang generasi yang akan datang. Menanam dan merawat pohon, menjaga kehidupan ribuan tahun ke depan.

Ya Tuhan, bimbinglah kami untuk merawat alam ciptaanMu. Amin.

DOA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *