fbpx

Peneguhan Sidi bagi 52 Warga Gereja di Jemaat Silo

[jemaatgpmsilo.org – Ambon]

Setelah menjalani masa pendidikan kateketsasi dan pembinaan lainnya selama 1 tahun, serta bersamaan dengan seluruh Jemaat-Jemaat di Lingkup Gereja Protestan Maluku, kepada ke-52 orang dalam Jemaat Silo diteguhkan Sidi Gerejanya pada Ibadah Minggu, 25 Maret 2018 Pkl. 09.00 WIT berlangsung di Gedung Gereja Silo, Jln. A.M. Sangadji – Ambon.

Prosesi Masuk ke-52 Sidi Gereja diawali oleh Pendeta dan MJ

Diawali dengan prosesi masuk dari ruang konsistori menuju ruang ibadah, ke-52 Calon Sidi Gereja terlihat cukup tegang, bahkan cenderung diliputi rasa emosional. Pdt. Ny. Elfin Ifasaksily/Alfons yang memimpin jalannya liturgis peneguhan sidi baru tampak sangat tenang sehingga seluruh prosesi berjalan dengan hikmat. Dalam khotbahnya yang didasarkan pada Firman Tuhan pada Kitab Lukas 23 : 26-43, Pdt. Elfin menegaskan bahwa pentingnya jemaat memahami “cinta kasih” tulus dari Allah yang terwujud dalam pengorbanan Yesus Kristus di Salib bagi kebebasan dan penyelamatan manusia dari kuasa dosa dan maut. Cinta Kasih Allah itu melebihi cinta kasih sahabat, cinta kasih keluarga, atau cinta kasih lainnya. “Cinta Kasih seorang sahabat bisa saja berubah, bahkan mungkin berbalik memusuhi kita karena berbagai alasan. Begitu pula bentuk-bentuk ikatan cinta kasih dalam keluarga yang bisa saja luntur karena persoalan materi, kepentingan-kepentingan tertentu atau bahkan tindakan berkhianat yang berujung pada perpecahan antar anggota keluarga.”

Memasuki akta pengakuan dan peneguhan sidi gereja, maka ke-52 warga gereja tersebut diminta berdiri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sebagai bentuk pengakuan iman percayanya kepada Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus.

Ke-52 Sidi Gereja Baru Jemaat GPM Silo

Adapun nama ke-52 Anggota Sidi Gereja di Jemaat GPM Silo adalah sebagai berikut

  1. Menucha Asael Ifaksaksily
  2. Resfilgha Gloria Sahupala
  3. Ricko Luhukay
  4. Marselin Bianca Kaya
  5. Michael Phillips Wenno
  6. Julieta Triani Abraham
  7. Savana Martje Margareth Gozal
  8. Julian Grifith Wattimury
  9. Axel Alexander Richard Loppies
  10. Vlorentina Rumangun
  11. Brayen Eliza Salhuteru
  12. Berlin Ririhena
  13. Michael Boyke Virgil Kevinso Persulessy
  14. Christabella Trivosa Waas
  15. Aaron Quincy Tuhumury
  16. Shangrilla Kakerissa
  17. Elty Roly Maatoke
  18. Penelope Celine Dion Parihala
  19. Gabriel Talapessy
  20. Kesya Meidy Lourens
  21. Grenatha Loraine Lourens
  22. Elsa Rahel Latumeten
  23. Novi Tuhumury
  24. Erny Inri Massa
  25. Leonora Renmaur
  26. Moudy Bonsaya
  27. Scifo Hanson Pattiasina
  28. Semuel Lekahena
  29. Kevin Arian Lekahena
  30. Graz Pinclon Thomas
  31. Elssy Sharon Mual
  32. Vallerie Carol Fanesya Luhukay
  33. Robert Valdo da Costa
  34. Selly Perulu
  35. Gerry Fits helard Hahijary
  36. Vasco Gamaliel
  37. Fritszgerald Christom Pical
  38. Marisca Mapuasate
  39. Pieter Nopello Latuihamallo
  40. Sendy Maria Latuny
  41. Gilberth Alvaros Latuputty
  42. Sherly Adonia Valensia Tulalessy
  43. Marenz Ilela
  44. Ananda Thalia Excel Lawalata
  45. Gilbert geret Roberto Patty
  46. Jordy Owen Leiwakabessy
  47. Natalia Ririmase
  48. Breadly Picazzo van Harling
  49. Francy Novensca van Harling
  50. Revelino Luhukay
  51. Yani Nanlohy
  52. Prichilla Makoy
Prosesi Pengangkatan Sidi Gereja oleh Pendeta

Setelah diteguhkan sidi gerejanya, mereka diundang untuk mengikuti Perjamuan Kudus bersama-sama dengan warga jemaat lainnya pada Perayaan Jumat Agung tanggal 30 Maret 2018. Seusai ibadah ritual, kepada ke-52 Sidi Baru Gereja  dibagikan Sertifikat Sidi Gereja. Dan selanjutnya dilaksanakan syukuran bersama antara Majelis Jemaat, ke-52 Sidi Baru Gereja, Para Orang Tua dan Orang Tua Baptis, serta Warga Jemaat yang berkesempatan hadir.

*Foto : Pnt H. Sahetapy