Silo : Pentingnya Pendidikan Anak di Era Milenial.

[jemaatgpmsilo.org – Ambon]

Anak adalah generasi harapan keluarga. Anak juga generasi penerus tongkat estafet bangsa. Anak menjadi aset penting yang harus dijaga, dipelihara dan mendapatkan perlakuan tepat selama menjalani masa-masa pertumbuhan. Apa yang dijalani di masa kanak-kanak akan menentukan karakter, perilaku dan kemampuan seorang anak dalam menjalani masa depannya kelak. sumberdaya manusia yang teramat penting bagi masa depan gereja dan juga bangsa.

Itulah sebabnya Persidangan Jemaat Silo Tahun 2018 menetapkan 2 kegiatan yang punya relevansi sangat kuat terhadap perkembangan anak dan dunia pendidikan sebagai tanggung jawab Majelis Jemaat pada Seksi Pekabaran Injil dan Pelayanan Kasih (PIPK), yaitu Sosialisasi pentingnya Pendidikan Bagi Anak Usia 1 s/d 15 Tahun sesuai Sistem Pendidikan Nasional dan Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Anak Terhadap Dampak Siaran TV dan IT. Menurut Ketua Seksi PIPK (Pnt. Ny. Vetty Louhenapessy) kedua kegiatan ini digabungkan dengan pertimbangan efisiensi sebab bersifat sosialisasi dengan audens (baca : peserta) yang sama. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 22 September 2018 Pkl. 10.00 WIT di Ruang Serba Guna Gereja Silo, diikuti oleh anak-anak dari tingkat pendidikan SD, SMP, SMA dan Penguruan Tinggi dari Sektor I s.d XII Jemaat Silo (tiap jenjang 1 anak) dan didampingi oleh Orang Tua masing-masing.

Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. Jan Matatula dalam arahan pembukaan kegiatan menegaskan  “Pendidikan anak adalah salah satu bentuk investasi bagi masa depan anak-anak kita. Ibarat kita menabung uang di bank, kita membeli lahan, biking kabong, tanam cengkeh dan seterusnya, … itu adalah cara kita untuk merencanakan masa depan keluarga, termasuk anak-anak kita dengan baik.” Lebih lanjut ditegaskan oleh Matatula bahwa Gereja sebagai institusi yang berkepentingan dengan pendidikan anak-anak sebagai sumberdaya gereja di masa depan. “sebagai gereja, kita merasa bertanggung jawab untuk mendorong ibu-bapak supaya bersama-sama kita merencanakan pendidikan yang baik bagi anak kita, khususnya pendidikan dasar dan menengah usia 1 s.d 15 tahun…. supaya mereka menjadi anak-anak yang cerdas, anak-anak yang memiliki pendidikan yang baik, itu menjadi modal  bagi mereka untuk berkompetisi nanti pada waktu mereka besar di era milenial ini, sebab mencari pekerjaan tidak mudah…” tandas Matatula.

Pdt. Jan Matatula saat Sambutan Pembukaan Sosialisasi

Terkait dengan kegiatan yang kedua, Matatula mengharapkan lewat sosialisasi ini akan tumbuh kepekaan dan perhatian yang semakin kuat dan lebih besar lagi dari pihak orang tua terhadap dampak kemajuan teknologi digital bagi anak-anak. “… kita sadar bahwa sarana belajar yang baik adalah lewat tayangan televisi tetapi juga internet…mereka punya android, mereka punya hp yang kalau dibuka, mereka bisa dengan sangat mudah  memperoleh materi-materi belajar, …tetapi bersamaan dengan itu juga internet maupun siaran tv, juga menayangkan program-program yang untuk usia anak 1 s/d 15 tahun ini belum bisa menggunakan. Ada film-film porno, ada tindakan-tindakan kekerasan, adu fisik dan seterusnya, yang anak-anak ini belum bisa nonton akang… ini hal terpenting yang harus menjadi atensi kita bersama, sebagai gereja dan orang tua memperhatikan pendidikan dan masa depan anak-anak kita..” tandas Pendeta yang mengawali tugas pelayanan di Jemaat Aru itu.

Tampil sebagai fasilitator dalam kegiatan sosialisasi tersebut masing-masing : Merry Mairuhu, S.Sos dari Dinas Pendidikan Kota Ambon yang membahas tentang “Pendidikan Dasar Anak sesuai Sistem Pendidikan Nasional“; Pdt. Marjo Manjaruni, S.SI. M.Sc dari Media Center GPM yang membawakan materi “Masalah dalam penggunaan IT bagi Pendidikan Anak“; Theophanny Rampisela, S.Psi. M.Ed Phsikolog/Dosen dari Universitas Pattimura yang membawakan materi tentang “Dampak Penggunaan IT bagi Psikologi Anak Saat ini”. Dan DR. Nancy Souisa, S.Th. M.Th Dosen pada Fakultas Teologi UKIM yang memberikan materi “Pendidikan Kristen dalam Konteks Perkembangan IT“.

*foto : RW

*edit : BK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *