GPM Silo Selenggarakan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Jenjang Batita, Indria, Tanggung, dan Remaja
Ambon, 26–27 Juni 2026 – Gereja Protestan Maluku (GPM) Silo menyelenggarakan Pelatihan Kreativitas bagi anak jenjang Batita, Indria, Tanggung, dan Remaja selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 26–27 Juni 2026, bertempat di Ruang Serba Guna Gereja Silo. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembinaan gereja yang bertujuan mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta kepercayaan diri anak dan remaja melalui berbagai aktivitas seni yang edukatif dan menyenangkan.
Pelaksanaan kegiatan dibagi berdasarkan jenjang usia agar setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Pada hari pertama, Jumat, 26 Juni 2026, pelatihan diikuti oleh anak jenjang Batita dan Indria. Sementara itu, pada hari kedua, Sabtu, 27 Juni 2026, kegiatan dilanjutkan bagi anak jenjang Tanggung dan Remaja. Pembagian ini dilakukan agar setiap aktivitas dapat disesuaikan dengan kemampuan, minat, dan karakteristik peserta pada masing-masing jenjang.
Dalam pelatihan ini, peserta diajak mengikuti berbagai kegiatan kreatif berupa pembuatan karya mozaik dan melukis dengan jari (finger painting). Melalui kedua kegiatan tersebut, anak-anak diberikan kesempatan untuk mengembangkan imajinasi, melatih kemampuan motorik, meningkatkan konsentrasi, serta mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui karya seni. Suasana belajar yang interaktif dan penuh sukacita membuat setiap peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan.


Selain menghasilkan karya seni, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter. Anak-anak diajak belajar tentang kesabaran, ketelitian, kerja sama, serta rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap karya yang mereka buat. Dengan pendekatan yang kreatif, proses pembinaan tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi perkembangan mereka.
Dalam sambutannya, Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. M. M. Timisela, menyampaikan bahwa gereja memiliki tanggung jawab untuk menyediakan ruang yang mendukung pertumbuhan anak dan remaja secara utuh. Menurutnya, kreativitas merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk mengembangkan potensi anak sekaligus membangun karakter yang baik.

“Anak-anak dan remaja merupakan anugerah Tuhan yang perlu dibimbing dan didampingi agar bertumbuh menjadi generasi yang kreatif, berkarakter, dan memiliki iman yang kuat. Melalui kegiatan seperti ini, gereja ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sehingga mereka dapat mengembangkan potensi yang dimiliki sambil terus mengenal kasih Tuhan dalam setiap proses pertumbuhan mereka,” ungkap Pdt. M. M. Timisela.
Beliau juga mengajak para orang tua dan seluruh warga jemaat untuk terus memberikan dukungan terhadap setiap program pembinaan anak dan remaja yang diselenggarakan oleh gereja. Menurutnya, kolaborasi antara keluarga dan gereja menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang memiliki nilai-nilai Kristiani, semangat melayani, dan kepedulian terhadap sesama.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme dan kebersamaan. Anak-anak dan remaja tampak menikmati setiap sesi, saling berinteraksi, serta menunjukkan kreativitas mereka melalui berbagai karya yang dihasilkan. Senyum, tawa, dan semangat peserta menjadi gambaran bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga, tetapi juga menciptakan momen kebersamaan yang mempererat hubungan di antara mereka.
Melalui Pelatihan Kreativitas Anak Jenjang Batita, Indria, Tanggung, dan Remaja ini, GPM Silo berharap setiap peserta semakin terdorong untuk terus mengembangkan kreativitas, mengenali potensi diri, serta bertumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter Kristiani. Gereja berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan anak dan remaja sebagai bagian dari pelayanan yang mempersiapkan generasi penerus gereja yang berkualitas dan beriman.

