Pembukaan In-House Pendidikan Kader Jenjang Lanjutan Pemuda Gereja
Pengurus Besar Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) menggelar In-House Pendidikan Kader Jenjang Lanjutan Pemuda Gereja yang berlangsung selama 3 hari, mulai dari 27 s.d 29 Agustus 2018 dengan mengambil lokasi Jemaat GPM Silo.
Pdt. Max Takaria, selaku Ketua Umum Pengurus Besar AMGPM dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa “sesuai dengan arahan PIP-RIPP (Pola Induk Pelayanan – Rencana Induk Pengembangan Pelayanan) GPM dan Garis-Garis Besar Program Pelayanan (GBPP) AMGPM, pendidikan kader pemuda gereja AMGPM adalah salah satu program fokus yang menjadi pergumulan kita selama 5 tahun ini, dan pendidikan kader jenjang lanjutan saat ini merupakan salah satu program sinkronisasi bersama.”
Lebih lanjut menurut Takaria pelaksanaan in-house Pendidikan Kader Jenjang Lanjutan adalah momentum awal menuju kebersamaan langkah kerja AMGPM mempersiapkan pelaksanaan Pendidikan Kader Lanjutan AMGPM yang telah terprogram di Tahun 2019 mendatang, berdasarkan PIP-RIPP GPM maupun GBPP AMGPM. “… dalam 3 hari ini kita dibantu untuk mempercakapkan dan menyamakan persepsi kita dalam kaitan dengan materi-materi pendidikan jenjang kader lanjutan dimaksud..” ungkap Takaria.
Sedangkan Ketua Sinode GPM, Pdt. A. J. Werinussa, dalam arahannya menyampaikan GPM harus belajar dari sosok Yesus yang membangun jaringan sosial dalam tugas pemberitaan injil-Nya. Gereja harus membuka jaringan sosial dan terlibat untuk memberikan nilai-nilai dalam sebuah social change (perubahan sosial). Inti dari penegasan Werinussa bahwa GPM akan terus melaksanakan pemberitaan injil dengan memberi nilai terhadap perubahan sosial “…gereja kita adalah gereja yang tidak pernah diam dalam menyikapi proses perubahan sosial.” tegas Werinussa.
Ibadah ritual sebagai awal pelaksanaan kegiatan In-House Pendidikan Kader Jenjang Lanjutan Pemuda Gereja ini dipimpin oleh Pdt. Tina Sabono. Berdasarkan data yang diterima dari Panitia Penyelenggara, peserta yang mengikuti kegiatan kader ini berjumlah kurang lebih 75 orang kader sebagai utusan dari 34 daerah AMGPM yang tersebar dalam wilayah di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
*Foto : JM
*Edit : BK

