fbpx

Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Usia Dini 1 s/d 15 tahun Sesuai Sistem DIKNAS

AMBON, jemaatgpmsilo.org

“… gereja sebagai lembaga moral ingin memastikan bahwa orang tua sungguh-sungguh merasa pendidikan bagi anak-anaknya penting. Semua stakeholder dalam jemaat ini merasa bahwa pendidikan bagi anak-anak di jemaat kita penting. Kenapa..?? sebab pendidikan merupakan investasi, sebagai investasi masa depan bagi anak-anak kita.” Demikian yang disampaikan oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. Jan. Z Matatula dalam arahannya pada pembukaan Sosialisasi Pentingnya Pendidikan bagi Anak Usia Dini 1 s/d 15 tahun sesuai Sistem Pendidikan Nasional, yang berlangsung pada Kamis, 7 Maret 2019 Pkl. 10.00 WIT di Gedung Gereja Silo.

Pada Pembukaan Kegiatan yang melibatkan orang tua dan anak pada kategori tingkat SD dan SMP dari ke-12 sektor pelayanan dalam Jemaat Silo, sekaligus dilakukan pencanangan Jam Belajar Anak, yang ditandai dengan pembacaan ikrar atau janji oleh 6 orang anak.

Pencanangan Jam Belajar Anak Jemaat GPM SILO

Tampil dalam sosialisasi tersebut adalah Prof. Patris Rahabav, M.Si, dosen pada FKIP Universitas Pattimura, dimana beliau juga pernah menjabat sebagai Dekan FKIP. Rahabav yang saat ini menjabat juga sebagai Ketua Badan Akreditasi PAUD Provinsi Maluku, menyajikan materi : Pentingnya Pendidikan Dasar bagi Anak Usia Dini 1 s/d 15 tahun.

Peserta sosialisasi serius mengikuti paparan materi

Sedangkan Narasumber kedua adalah dr. Ny. Lita Tarumasely yang sehari-harinya bertugas pada Puskesmas Urimesing dan juga Ketua Sub Komisi Pendidikan dan Kesehatan Sinode GPM. Tarumasely yang juga merupakan Tim Konseling Jemaat Silo itu membahas materi : Pentingnya Gizi dan Kecerdasan bagi Anak Usia 1 s/d 15 tahun. Dalam catatan absen penyelenggara, peserta sosialisasi ini sebanyak 73 orang, termasuk majelis jemaat.

Ibu Ice de Fretes, salah satu orang tua yang mengikuti sosialisasi ketika dimintai tanggapan mengatakan, “kegiatan sosialisasi ini sangat pnting bagi kami orng tua terkhusus anak-anak kami utk mereka dapat berkembang kedepan, sebab selama ini jujur kami sampaikan bahwa kami belum melek, artinya mata belum terbuka dan belum mengerti tentang bagaimana pentingnya GIZI bagi seorang anak semasih dalam kandungan Ibu sampai dalam batas usia yang harus mereka dapat, sehingga itu tidak akan menjadi halangan atau menjadi batasan untuk anak itu bisa berkembang kedepan. Untuk itu, kami berikan Approuch bagi pihak gereja terkhusus Seksi/subseksi PIPK utk nanti ada kelanjutannya ……jangan stop sampai disini, tapi mari demi anak-anak dan cucu-cucu kita, kita lakukan selagi masih ada kesempatan karna waktu itu adalah Anugerah untuk katong lakukan demi masa depan anak-anak kami. Tuhan memberkati katong samua. Syaloom.” [BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *